Topik ini menawarkan contoh yang menunjukkan cara menggunakan Google Cloud DNS untuk mengonfigurasi zona DNS dengan kumpulan data yang mengarah ke alamat IP masuk hybrid Apigee Anda (biasanya alamat ini akan berupa IP statis yang sebelumnya Anda konfigurasi selama penginstalan hybrid.)
Mendapatkan domain terdaftar
Anda dapat mendaftarkan nama domain melalui Google Domains atau registrar domain lain pilihan Anda.
Membuat zona dan kumpulan data terkelola
Bagian ini menjelaskan cara membuat zona DNS dan kumpulan data di Google Cloud DNS.
Buat zona terkelola dan kumpulan data untuk domain Anda. Ini adalah alamat yang akan Anda gunakan untuk melakukan panggilan proxy API ke hybrid.
Buat set data baru dengan pilihan berikut. Untuk mengetahui petunjuknya, lihat
Membuat data baru.
DNS Name: Nama endpoint yang berkomunikasi dengan panggilan API eksternal, seperti
api-services atau example-endpoint
Jenis Data Resource: A
TTL dan TTL Unit: Terima default
Alamat IP: IP statis yang Anda buat
Di tampilan Detail zona, salin nama DNS data A yang baru saja Anda buat dan simpan ke variabel lingkungan DOMAIN. Berhati-hatilah agar tidak menyertakan titik di akhir.
export DOMAIN=dns_name_of_record
Menambahkan server DNS ke Cloud DNS
Pada langkah ini, Anda akan menyalin server DNS dari domain ke Google Cloud DNS.
Tindakan ini memungkinkan Google Cloud mengelola DNS untuk Project Google Cloud Anda.
Tampilan Detail zona mencantumkan empat server DNS sebagai data NS untuk zona baru Anda. Salin data data DNS seperti yang ditunjukkan pada contoh berikut:
Mengonfigurasi domain Anda untuk menggunakan server nama Google Cloud
Buka registrar domain Anda dan edit setelan DNS domain untuk menggunakan server Nama Google Cloud.
Screenshot berikut menunjukkan contoh memasukkan server nama Google Cloud di Google Domains:
Google Cloud DNS kini mengelola data DNS untuk domain Anda.
[[["Mudah dipahami","easyToUnderstand","thumb-up"],["Memecahkan masalah saya","solvedMyProblem","thumb-up"],["Lainnya","otherUp","thumb-up"]],[["Sulit dipahami","hardToUnderstand","thumb-down"],["Informasi atau kode contoh salah","incorrectInformationOrSampleCode","thumb-down"],["Informasi/contoh yang saya butuhkan tidak ada","missingTheInformationSamplesINeed","thumb-down"],["Masalah terjemahan","translationIssue","thumb-down"],["Lainnya","otherDown","thumb-down"]],["Terakhir diperbarui pada 2025-04-03 UTC."],[[["This documentation guides users on configuring a DNS zone and record set in Google Cloud DNS to point to their Apigee hybrid ingress IP address, specifically for version 1.7, which is end of life and should be upgraded."],["Users can register a domain name through Google Domains or another registrar, or they can use a domain they already own and configure the zone with a new record set pointing to their ingress load balancer."],["The process involves creating a managed public zone and a new record set of type 'A' with a DNS name and the static IP address, and ensuring they do not include a period at the end of their DNS name."],["Users must add their DNS servers to Google Cloud DNS to enable Google Cloud to manage the DNS for their Google Cloud Project, which involves copying the four listed DNS servers in the Zone details view."],["The final step requires the user to configure their domain to utilize the Google Cloud Name servers, achieved by modifying the domain's DNS settings at their respective registrar."]]],[]]