Tetap teratur dengan koleksi
Simpan dan kategorikan konten berdasarkan preferensi Anda.
Halaman ini menyediakan terminologi utama yang berlaku untuk Direktori Layanan.
Tinjau istilah-istilah ini untuk lebih memahami cara kerja Direktori Layanan.
Endpoint
Endpoint adalah pasangan IP/port individu yang berada di depan layanan yang dapat menangani
permintaan. Setiap layanan tertentu dapat memiliki nol atau beberapa endpoint. Endpoint
dapat berupa VM, penampung, load balancer, atau entitas lain yang mampu menangani
permintaan. Contohnya adalah cluster server Redis yang dikelola pengguna.
Endpoint dapat memiliki anotasi opsional, dalam bentuk pasangan nilai kunci, yang dapat digunakan klien. Misalnya, layanan Redis mungkin memiliki anotasi
seperti replica:server. Anotasi dapat digunakan untuk menyimpan URL. Anda dapat menggunakan
alat seperti jq
untuk mengambil URL baru dari respons.
Untuk Direktori Layanan, endpoint hanya dapat ada dalam layanan dan
diidentifikasi dengan nama endpoint yang merupakan ID string yang unik
untuk layanan tersebut.
Layanan
Layanan adalah kumpulan endpoint (IP/port) yang menyediakan kumpulan
perilaku. Klien mencari layanan berdasarkan namanya, lalu terhubung ke endpoint yang menyediakan layanan tersebut. Layanan juga dapat memiliki anotasi opsional (pasangan nilai kunci) yang terkait dengannya (misalnya, use_https:true).
Layanan harus termasuk dalam namespace. Setiap nama layanan harus unik dalam
namespace tersebut.
Namespace
Namespace menyimpan sekumpulan nama layanan beserta
informasi endpoint-nya. Namespace adalah cara untuk mengelompokkan layanan
agar lebih mudah dikelola.
Namespace adalah resource regional dan merupakan bagian dari project. Nama ruang nama harus unik untuk project dan region tersebut.
Meskipun namespace adalah resource regional, layanan yang termasuk dalam
namespace tersebut dapat ada di mana saja dan dikueri dari mana saja. Sebaiknya
pelanggan memilih region yang dipetakan ke tempat endpoint mereka berjalan.
Klien HTTP/gRPC
Direktori Layanan mendukung pencarian nama layanan menggunakan HTTP/gRPC.
Tidak ada persyaratan bahwa layanan dan klien harus berada di jaringan yang sama.
Operasi pencarian melalui gRPC dikontrol oleh IAM.
Zona Direktori Layanan
Zona Direktori Layanan adalah jenis tertentu dari zona pribadi Cloud DNS yang sumber informasinya lengkap dan otoritatif adalah namespace Direktori Layanan. Dengan demikian, Anda dapat mencari data Direktori Layanan menggunakan permintaan DNS.
Jika namespace dilampirkan ke zona Direktori Layanan, semua layanan dalam namespace tersebut akan terlihat oleh semua jaringan yang diizinkan untuk membuat kueri zona.
[[["Mudah dipahami","easyToUnderstand","thumb-up"],["Memecahkan masalah saya","solvedMyProblem","thumb-up"],["Lainnya","otherUp","thumb-up"]],[["Sulit dipahami","hardToUnderstand","thumb-down"],["Informasi atau kode contoh salah","incorrectInformationOrSampleCode","thumb-down"],["Informasi/contoh yang saya butuhkan tidak ada","missingTheInformationSamplesINeed","thumb-down"],["Masalah terjemahan","translationIssue","thumb-down"],["Lainnya","otherDown","thumb-down"]],["Terakhir diperbarui pada 2025-08-11 UTC."],[],[],null,["# Key terms\n\nThis page provides key terminology that applies to Service Directory.\nReview these terms to better understand how Service Directory works.\n\nEndpoint\n\n: An endpoint is an individual IP/port pair fronting a service that can handle\n requests. Any given service can have zero or more endpoints. The endpoint\n can be a VM, container, load balancer, or other entity capable of handling\n the requests. An example would be a cluster of user-managed Redis servers.\n\n: Endpoints can have optional annotations, in the form of key:value pairs, that\n clients can use. For example, a Redis service might have an annotation\n like `replica:server`. Annotations can be used to store URLs. You can use a\n tool such as [jq](https://stedolan.github.io/jq/)\n to pull the new URL out of the response.\n\n: For Service Directory, an endpoint can only exist within a service and\n is identified with an endpoint name that is a string identifier that is unique\n to that service.\n\nService\n\n: A service is a collection of endpoints (IP/ports) that provide a set of\n behaviors. Clients look up a service by its name and then connect to the\n endpoints that provide that service. Services can also have optional\n annotations (key-value pairs) associated with them (for example,\n `use_https:true`).\n\n: A service must belong to a namespace. Each service name must be unique within\n that namespace.\n\nNamespace\n\n: A namespace holds a set of service names along with\n their endpoint information. A namespace is a means of grouping services\n together for easier management.\n\n: Namespaces are regional resources and belong to a project. The name of a\n namespace must be unique for that project and region.\n\n Although a namespace is a regional resource, the services that belong to that\n namespace can exist anywhere and be queried from anywhere. We recommend\n customers choose a region that maps to where their endpoints are running.\n\nHTTP/gRPC clients\n\n: Service Directory supports look up of service names using HTTP/gRPC.\n There are no requirements that the service and client be on the same network.\n\n: Lookup operations over gRPC are controlled by IAM.\n\nService Directory zone\n\n: A Service Directory zone is a specific type of [Cloud DNS private\n zone](/dns/docs/overview#concepts) whose complete and authoritative source of\n information is a Service Directory namespace. It allows you to look up\n Service Directory data using DNS requests.\n\n: If a namespace is attached to a Service Directory zone, then all\n services in that namespace are visible to all networks that are allowed to\n query the zone."]]